Tampilkan postingan dengan label me n my wild thought. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me n my wild thought. Tampilkan semua postingan

AKU

Namaku Rully Syumanda. Lahir di Jakarta. Pelamun terbesar abad ini. Ini yang ada dalam benakku ketika melihat realita kehidupan sehari-hari.

Masa kecil aku lewatkan dengan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Membuatku kehilangan pemaknaan akan sosok seorang sahabat kecil yang bisa mengisi memory.

Aku sebut diriku seorang pelamun dengan kecenderungan utopis. Aku ingin melakukan perubahan terhadap realita yang aku anggap tidak seimbang. Ada jurang antar kehidupan satu dengan kehidupan yang lain. Aku tahu aku seolah bermimpi untuk merubah dan memperpendek jarak tersebut. Aku memang seorang pemimpi. Namun aku tidak sendiri.

Jakarta, 1 September 2006

Filosofi Angsa

Anonymous


Kalau anda tinggal di negara empat musim, maka pada musim gugur akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi "V".

Fakta:
Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya dukung" bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk
menembus 'dinding udara' di depannya. Dengan terbang dalam formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.
Pelajaran:
Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

Fakta:
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.
Pelajaran:
Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.

Fakta:
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.
Pelajaran:
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya angsa,manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta:
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.
Pelajaran:
Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar. Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau nilai-nilai utama dan saling menguatkan) adalah kualitas suara yang kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan dan bukan melemahkan.

Fakta:
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.
Pelajaran:
Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik.

Terimakasih Tuhan

Selamat malam Tuhan
Hari ini aku makan dengan cukup dan berpakaian dengan bahan terbaik yang aku dapatkan
Bukan yang terbaik namun cukup bagiku

Hari ini aku bertemu dengan banyak orang yang baik hati dan mau bersusah payah menolong sesama.
Bukan dari kumpulan yang terbaik... namun... hari geene ketemu orang yang mau membantu sesama?...plis deh.

Terimakasih Tuhan
Malam ini Kau begitu baik padaku
Memberiku enlighment yang aku sendiri tidak menyadari bagaimana itu bisa menjadi satu pilihan diantara kebuntuan pikiran.

Ah... Terkadang Kau memang sering becanda Tuhan.
Bahkan ketika memberikan jalan keluar atau pertolonganpun Kau turunkan dengan lelucon.

Tuhan...
Aku hanya mau lapor.
Sedikit demi sedikit bebanku telah terangkat.
Seluruhnya berkat enlighment yang Kau berikan padaku.
Memang sih ada beberapa sisa yang belum diselesaikan.
Namun aku percaya ...seperti orang WALHI bilang... Takdir adalah usaha terakhir manusia.
Aku mau berusaha terlebih dahulu sebelum Engkau menentukan takdir.

Terimakasih Tuhan... atas pertemanan yang Kau berikan padaku.
Maafkan aku Tuhan karena aku seringkali bolong menhaturkan terimakasih dan menyembahMu. Maafkan aku untuk yang satu itu ya. Aku akan memperbaikinya.

Terimakasih Tuhan... Please...jangan palingkan MukaMu dari ku.

Rabu, 31 Aug 2005
02:06 Wib

Aku dan Tuhan

Rully Syumanda


Tuhan
: Kamu memanggilku?

Aku : MemanggilMu? Kurasa tidak... Ini siapa ya?

Tuhan : Ini Tuhan. Aku mendengar doamu, jadi Aku ingin berbincang- bincang denganmu...

Aku : Ya, saya memang sering berdoa hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

Tuhan : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

Aku : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

Tuhan : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan, tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

Aku : Saya mengerti itu, tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

Tuhan : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi misalnya.

Aku : OK, sekarang beri tahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

Tuhan : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisamulah yang membuatnya menjadi rumit.

Aku : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

Tuhan : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan karena kamu terlalu banyak menganalisa. Merasa khawatir akhirnya menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa yakin dengan sesuatu dan menjadi tidak pernah merasa senang.

Aku : Tapi bagaimana mungkin kami tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian?

Tuhan : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari, tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

Aku : Tapi begitu banyak rasa sakit yang akan ditimbulkan ketidakpastian.

Tuhan : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

Aku : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

Tuhan : Intan tidak dapat diasah tanpa ada gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.

Aku : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

Tuhan : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

Aku : Tetapi mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak bisa hidup bebas dari masalah?

Tuhan : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental (Purposeful Readblocks Offering Beneficial Lessons to Enhance Mental Strength --- PROBLEMS). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha atau mengabaikan tantangan.

Aku : Sejujurnya di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah...

Tuhan : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu akan melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Akal adalah jendela hatimu dan hatimu memberimu arah.

Aku : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?

Tuhan : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kamu sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

Aku : Di dalam saat-saat sulit ini, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

Tuhan : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

Aku : Apa yang menarik dari manusia?

Tuhan : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya, "Mengapa harus aku?".

Aku : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?

Tuhan : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentulah ingin menjadi apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya disini. Ciptakan tujuan itu

Aku : Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?

Tuhan : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini. Dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut, sebab FEAR is False Evidence Appearing Real.

Aku : Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak terjawab.

Tuhan : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK. Boleh jadi kamu membenci atau mencurigai sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Aku Maha Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Doa itu sesungguhnya adalah rahmatku

MANUSIA BUKAN MAMALIA

Mamalia tumbuh dan berkembang dengan menciptakan ketergantungan yang sehat dengan alam sekitarnya. Mereka menciptakan sebuah equilibirium, sebuah simbiosis mutualisme.

Manusia tumbuh dan berkembang dengan menghabiskan sumberdaya alam sekitarnya. Bila habis ia akan pindah kedaerah lain dan kembali menghabiskan sumberdaya alam.

Bila tidak ada lagi sumberdaya alam, ia akan merusak manusia lainnya dan menguasai sumberdaya alamnya.

Manusia memang bukan mamalia.

Ada satu species yang menyerupai perilaku manusia: VIRUS